Kamis, 06 April 2017

Senandung Lagu Pinggiran

*Oleh Rahma Nur Amalia

Kota ini terlalu kaya, Tuan
tak ada sepotong roti yang dapat kami makan
hilir-mudik kaki tanpa alas
sementara daun pohon terus meranggas

Kota ini terlalu indah, Tuan
Lalu kami lekat-lekat menatapnya dari balik tabung
yang disimpan di gedung kelurahan
Sebelum kembali ke kardus-kardus
tempat bernaung di kolong jembatan

Kota ini terlalu menyenangkan, Tuan
Hingga setiap hari kami berdendang lagu
di setiap bis sambil melaju

Kata pak guru, "Kota ini adalah kolam susu
ikan  dan udang menghampirimu."
Coba Tuan, jelaskan lagi bagian mana yang dapat kami nikmati?


Dago, 3 Januari 2016

Tidak ada komentar:

Posting Komentar