Tampilkan postingan dengan label Kutipan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kutipan. Tampilkan semua postingan

Jumat, 16 Februari 2018

#2 Detik

“Merenungi lagi. Aku terbaring lemah dengan sakit yang terlanjur kau kenalkan padaku. Aku ringkih, sementara kau duduk terdiam di dekat perapian. Kita sama-sama menghitung detik jarum. Mencoba membunuh waktu. Bagi kita dini hari adalah kehidupan. Karena esok pagi kita tak tahu apa yang terjadi. Kini daun meranggas dari pohonnya, musim gugur. Bersamanya aku pun menghitung napas yang tersisa.” -Sastra Anjani
# Penggalan cerpen “Detik”

#1 Detik

“Setiap hari aku menahan kebiasaan ini. Mengepalkan tangan ketika penyakitku meradang di tempat yang tidak tepat. Sementara kau terlalu asyik dengan duniamu. Padahal aku pucat pasi. Namun kau terus bercumbu dengan asap yang kau kepulkan setiap hari sambil ditemani secangkir kopi atau minuman yang kau bilang untuk menghangatkan badan.”
- Penggalan cerpen “Detik”